Nass Share

Just sharing knowledge and information

Timnas Gagal,,Suporter Indonesia Masuk Kelas International


Meski Timnas Indonesia gagal meraih Piala AFF 2010, namun suporter Indonesia dinilai telah memasuki taraf kelas dunia.
Menurut Anggota Komisi I DPR Ramadhan Pohan, tingkah polah suporter Indonesia ini menarik jika dilihat dari sisi hubungan internasional antara negara.
“Timnas sudah lakukan yng terbaik. Menang 2-1 atas Malaysia, nyatanya tak cukup. Antusiasme masyarakat sepakbola Indonesia, luar biasa. Publik dunia melihat dan mencatat itu. Suporter kita sudah menjadi bagian komunitas internasional penggemar berat bola,” ujar Ramadhan Pohan kepada INILAH.COM, Kamis (30/12/2010).
Saat pekan lalu harus tandang ke Stadion Bukit Jalil, Malaysia, ribuan suporter Indonesia mengejar mendukung Timnas sampai ke Malaysia. Usaha dan semangan suporter Indoensia untuk tampil kreatif dan menarik, kata Ramadhan, sudah seperti layaknya suporter Brasil, Spanyol, Inggris, Jepang, dan Korsel. “Sampai carter 2 pesawat khusus segala. Gadis-gadis cantik, anak-anak, dan para suporter yang wajah dan tubuhnya dihias seronok, ini sama dengan suporter di manca negara,” tutur Wakil Sekjen Partai Demokrat itu.
“Jadi, jelaslah, suporter kita sudah masuk globalisasi. Perilaku dan norma internasional layaknya suporter bola global di manca negara, sudah kita miliki, namun tetap mempertahankan karakter nasional Indonesia sendiri,” imbuh Ramadhan.
Lihat pula, final tadi malam, walau kita menang namun tak juara, 100 ribu penonton kita di Senayan tertib dan sportif. Pokoknya, Timnas dan fans bola Indonesia, mantap dan oke punya lah. Ke depan, kita makin jaya lagi, insya Allah.
Dengan kemenangan Malaysia kemarin, menurut Ramadhan, bukan berarti Indonesia harus mengakui negeri jiran itu lebih maju. Justru Indonesia lebih maju dari mereka. “Pertumbuhan ekonomi Indonesia lebih baik dibandingkan Malaysia. Pertumbuhan ekonomi kita 6 persen, bahkan masuk terbesar di dunia setelah India, Cina,” kilahnya.
Meski begitu, dia mengakui dalam hal pengelolaan pariwisata Indonesia masih tertinggal. “Soal pariwisata, dari segi marketing kita masih keteteran. Tapi dari sisi potensi alam, Malaysia nggak ada apa-apanya dibandingkan Indonesia,” ujarnya diplomatis.
“Saya optomistis ke depan, kita akan lebih baik lagi dalam olahraga dan penanganan wisata,” kata Ramadhan menandaskan.[ia

Iklan

Januari 1, 2011 - Posted by | Olah raga

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: